Penyebab Rusaknya Generasi

وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Alloh), orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan generasi yang lemah di belakang mereka (setelah mereka), khawatir terhadap mereka (generasi mereka). Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Alloh, dan hendaklah berbicara dengan tutur kata baik” (Surat An Nisa ; ayat 9).

Semua sependapat dalam menyikapi anak-anak yang sibuk menonton televisi. Kebiasaan menonton televisi (anak-anak dan remaja) sangat berbahaya menurut Islam, pakar psikologi, sosiologi dan kedokteran.

Sebelum menengok berbagai sisi negatifnya, perlu ditegaskan kembali di sini, bahwa semua itu bukanlah berasal dari televisi sebagai bendanya, akan tetapi berasal dari tayangan yang ditampilkannya. Bergantung kepada tayangan dan bergantung dengan mayoritas yang terlihat di dalamnya itulah, maka standar hukum ditetapkan.

Secara jujur kita katakan, bahwa memang ada bebarapa hal positif yang bisa disebutkan sehubungan dengan televisi. Namun dari hari ke hari semakin banyak indikasi ilmiah yang menegaskan banyaknya dampak negatif dari acara televisi melalui berbagai tayangannya, terutama bagi anak-anak kecil.

Memang negara-negara Islam, cukup jauh dari kondisi reaktif yang mencemaskan, sebagaimana di negara-negara barat. Terutama kota Mekah dan Madinah yang memiliki keistimewaan sebagai negeri sumber Islam dan tambatan hati kaum muslimin. Hanya saja, dengan adanya berbagai saluran televisi yang tidak mengenal batas, berbagai problematika dan kesulitan jelas membawa ancaman yang lebih serius. Karena seorang anak, berada dalam masa mencari hiburan dan pengisi kekosongan melalui kebiasaannya menikmati saluran-saluran televisi yang terhidang di hadapannya.

Dampak buruk kebiasaan menonton televisi

Ada 4 dampak buruk yang disebabkan kebiasaan menonton televisi :

  1. Dampak agresor, di mana sifat jahat anak semakin meningkat;
  2. Dampak korban, di mana anak menjadi penakut dan semakin sulit mempercayai orang lain;
  3. Dampak pemerhati, di sini anak menjadi makin kurang peduli terhadap kesulitan orang lain;
  4. Dampak nafsu dengan meningkatnya keinginan anak untuk melihat atau melakukan kekerasan dalam mengatasi setiap persoalan.

Anak-anak yang menonton kekerasan di televisi lebih mudah dan lebih sering memukul teman-temannya, tak mematuhi aturan kelas, sering membiarkan tugasnya tidak selesai, dan lebih tidak sabar dibandingkan dengan anak yang tidak menontonnya.

Anak-anak yang menonton film horor lebih mudah merasa takut dibandingkan dengan yang tidak menontonnya. Dikarenakan bayangan hal-hal yang menakutkan selalu terngiang ketika suasana yang dialami sang anak mirip dengan suasana ketika hal-hal yang menakutkan itu muncul di cerita televisi, seperti gelap, sendirian di tengah malam, di tengah hutan, di kuburan, dan sebagainya.

Anak-anak yang menonton film komedi cenderung lebih cuek dari pada yang tidak menontonnya. Dikarenakan sifat bercandanya bertambah, dan mengikis sifat seriusnya. Lebih susah untuk dinasehati, karena hatinya menjadi keras akibat banyak tertawa. Sabda Rosululloh ; “karena sesungguhnya banyak tertawa itu mematikan hati”(dari Abu Huroiroh, Albani berkata : hadits ini Shohih, lihat kitab adab almufrod, bab adh dhohik, hadits 253)

Anak-anak yang sering melihat tayangan “mini busana”, lebih mudah terangsang nafsunya. Sudah banyak kasus di belahan bumi Nusantara ini yang membuktikan akibat buruk tayangan seperti ini..

Nasehat bagi orang tua

Orang tua jangan terkecoh dengan televisi, yang dianggap sebagai alat supaya sang anak betah di rumah, yang di anggap lebih banyak manfa’at dari pada madhorotnya, yang di anggap sebagai kebutuhan yang harus ada.

Mari kita renungkan akibat baik-buruk televisi. Jangan sampai televisi menjadi uswah perilaku anak, sehingga kepribadiannya bak air di atas daun talas, selalu mengikuti tanpa tahu baik-buruknya. Jangan sampai pendidikan moral diserahkan kepada televisi, karena sesungguhnya sebagian besar tayangan televisi itu membawa madhorot yang luar biasa. Lindungi anak-anak generasi Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *